mukat mjc
mukat mjc

Puisi-Puisi Fira Al-Haura

Sunday, 7 July 2013 | 14:18 WIB

In Memorial Gempa Gayo

Kepada Korban Gempa 020713

Juli hari dua di petang
Pada duaribu tigabelas
Tanah berderak mengoyak
Mengetam tapak demi tapak
Hari yang membawa jiwa lepas lecut
Gemuruh membahana
Rumah berontak meretak
Hancur lebur
Tinggal nafas yang tak semua luluh lantak

Juli hari dua di petang
Pada duaribu tigabelas
Tanah berderak mengoyak
menumpahkan mimpi pada secangkir kopi
senja yang jadi pekat dalam ingatan orang-orang
kembali menyisakan tangis yang tak habis

Kutaradja, 03.07.13

Bermula Kopi

Sudah sering rasanya meresap kopi di kala dingin menyergap. Seperti petang ini. Duduk termangu di serambi ditemani si hitam manisku, kopi secangkir, hangat. Meresap kopi, membayangi Gayo serta merta. Aku tak tahu bagaimana kaitannya antara Gayo dan kopi. Tapi sudahlah. Nikmati saja selagi bisa meminum dan membeli. Seketika jua, tanah bergoyang. Menimbulkan panik. Kalang kabut. Semua mengingat Tuhannya. Derak yang kembali. Menyertai kita: lagi. Kembali ke serambi, kudapati si hitam manisku tumpah ruah beserta puing kaca.

YAB, 06.07.13


Fira Al Haura merupakan nama pena dari Shiti Maghfira.
Siswi Bahasa Jepang Kougetsu School dan SMAN 3 B.Aceh

Komentar