mukat mjc
mukat mjc

Ini Kisah Salim Kancil di Lumajang Setelah Lehernya Digergaji

Tuesday, 29 September 2015 | 07:58 WIB

salim kancil

Salim Kancil di Lumajang yang tewas setelah lehernya digergaji. [Foto: Viva.co.id]

MJCnews — Salim Kancil, warga Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang menjadi korban pembantaian sekelompok orang, adalah aktivis petani. Dia vokal menolak tambang pasir yang marak di desanya.

Tubuh Salim dikenal memiliki kekuatan ekstra. Benda tajam tak mempan menembus kulitnya. “Sejumlah senjata tajam tak mempan melukai tubuhnya. Hingga akhirnya dia tewas setelah sekelompok orang yang berjumlah 40 orang itu menggergaji lehernya,” kata Tim Investigasi Kontras Surabaya, Fatkhul Khoir, saat dihubungi di Surabaya, Senin (28/9/2015).

Pria yang akrab disapa Juir ini mengatakan Salim Kancil memiliki kekuatan tubuh yang luar biasa. Walaupun dihujani senjata tajam dan diseret dari kediamannya sejauh dua kilometer hingga balai desa, dia baik-baik saja.

Di Balai Desa Awar-awar, kata Juir, gerombolan menyiapkan alat setrum untuk menyiksa Salim. Bahkan, salah satu dari gerombolan ini menggorok leher Salim Kancil dengan sebilah gergaji. Kematian Salim disinyalir terjadi saat gerombolan itu menghujani kepalanya dengan batu di sebuah jalan kampung menuju komplek pemakaman desa.

“Di tempat itulah Salim meninggal dengan posisi tubuh telungkup dengan kayu dan batu berserakan di sekitarnya jenazahnya,” kata Juir.

Sebelum peristiwa ini, Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Desa Selok Awar-Awar sudah melaporkan ke polisi mengenai ancaman. Namun, laporan itu tak ditanggapi.

“Jika kepolisian memiliki kesungguhan untuk melindungi keselamatan warga, sejatinya peristiwa tragis ini tidak perlu terjadi,” katanya.[]

Sumber: Metrotvnews

Komentar