mukat mjc
mukat mjc

Jasad Hugo Chavez akan Dibalsem

Friday, 8 March 2013 | 23:41 WIB

JENAZAH Presiden Venezuela Hugo Chavez tidak akan dikuburkan di tanah, melainkan diawetkan dan ditempatkan di peti kaca untuk dipamerkan pada rakyat. Cara ini sebelumnya digunakan untuk para pemimpin sosialis dan komunis di beberapa negara.

Diberitakan Washington Post, Jumat 8 Maret 2013, hal ini disampaikan oleh Wakil Presiden Nicolas Maduro. Dia mengatakan, jasad Chavez akan dipamerkan selamanya di museum dekat istana kepresidenan.

“Kami putuskan membalsem jasad ‘Comandante President’ sehingga bisa disaksikan masyarakat di setiap masa. Seperti Ho Chi Minh, Lenin dan Mao Zedong,” kata Maduro.

Maduro merujuk pada beberapa pemimpin sosialis dan komunis di seluruh dunia yang jasadnya dibalsem. Di antaranya yang paling terkenal adalah diktator Rusia Josef Stalin, dua pemimpin Korea Utara Kil Il-sung dan Kim Jong-il. Mereka terinspirasi oleh pendiri Soviet, Lenin, yang jasadnya dipamerkan di Lapangan Merah tahun 1924.

Maduro mengatakan bahwa pemerintah Venezuela telah menyiapkan peti kristal di Museum Revolusi yang jaraknya selemparan batu dari istana Miraflores. Namun sebelum dibalsem, jasadnya akan dibiarkan selama setidaknya tujuh hari di museum tersebut untuk dilihat para pelayat di akademi militer Caracas.

Prosesi pemakaman sendiri rencananya akan dilakukan Jumat ini waktu setempat dan akan dihadiri lebih dari 30 kepala negara dan tokoh politik dunia. Di antaranya adalah Presiden Kuba Raul Castro dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Amerika Serikat akan diwakili oleh anggota para anggota kongres.

Sebelumnya, peti mati Chavez diiringi ratusan ribu orang di Caracas. Perjalanan delapan kilometer dari rumah sakit militer ke rumah duka menghabiskan waktu enam jam karena massa berebut melemparkan bunga dan menyentuh peti matinya.

Chavez meninggal dunia pada Selasa sore waktu setempat setelah berjuang melawan kanker selama dua tahun. Pada pemilu tahun lalu, dia kembali terpilih presiden namun belum sempat disumpah. Menurut konstitusi Venezuela, akan dilakukan pemilu lagi dalam waktu 30 hari.[VIVA.co.id]

Komentar