mukat mjc
mukat mjc

Demam Harlem Shake

Thursday, 14 March 2013 | 10:05 WIB

Harlem Shake

Salah satu adegan Harlem Shake. Foto: animalnewyork.com

ERA GANGNAM STYLE SEPERTINYA SUDAH USAI, BERGANTI DENGAN HARLEM SHAKE. Beberapa waktu lalu, beramai-ramai orang berjoget seperti penunggang kuda yang dipopulerkan Psy, penyanyi Korea. Tapi kini tradisi goyang sudah mulai berganti menjadi goyang bebas ala Harlem. Tercatat lebih dari 100 ribu video joged Harlem Shake di unggah di laman youtube.

Harlem Shake sebenarnya bukan tarian jenis baru. Awalnya, lakon tarian ini dimulai pada tahun 1981 silam, di kota Harlem, New York. Dalam beberapa situs tercatat, tarian unik ini terinspirasi dari sebuah tarian di Ethiopia yang disebut Eskista. Berawal dari audio yang dirilis Harrison Bauer Rodrigues Juni tahun lalu, Harlem Shake kemudian mendunia. Lucunya, tak ada video miliknya Bauer, karena Bauer hanya merilis audio saja. Namun sebulan lalu, ramai-ramai orang membuat video lucu tersebut.

Tidak ada aturan baku tentang gerakan yang harus ditarikan dalam Harlem Shake. Setiap orang dapat bergerak sesuka hati, tanpa harus menyeragamkan gerakan dengan personil lainnya. Dalam beragam video Harlem Shake yang diuploud oleh pengguna youtube, biasanya gambar selalu dimulai dengan seseorang yang bergoyang tanpa dipedulikan siapa pun. Lalu orang-orang di sekitarnya ikut dengan bergoyang heboh.

Gerakan Harlem Shake oleh sebagian orang diangkap lelucon. Karena, tari ini dimulai dari sebuah keseriusan. Dalam sebuah video barisan tentara di Rusia, yang ditayangkan di laman youtube misalnya; seorang prajurit terlihat berjoget kala semua orang dalam barisan sedang serius. Bukannya ditegur atau marah, satu persatu anggota tentara itu untuk seterusnya berjoget, semua dengan kreasi sendiri.

“Sebuah kreatifitas bebas, tak ada batasan dan aturan. Kita bisa berekspresi sesuka hati,” kata Riza, salah satu warga Kota Banda Aceh.

Harlem Shake jelas menjadi sebuah fenomena baru. Lihat saja, artis-artis terkenal negeri ini hanyut dalam kreatifitas bernama Harlem itu. Mulai dari Jessica Iskandar, Maia Estianty, Syahrini, dan sederet artis lainnya. Di Indonesia, sampai-sampai, awak media ikut juga berjoget ala Harlem.

NASA, agensi pemerintahan Amerika yang bertanggung jawab atas program luar angkasa AS ikut tertular. Dalam sebuah video tampak joget ala Harlem oleh astronot, ketika para pegawai NASA sedang bertugas mengawasi layar monitor. Ia berjoget ria, mengikuti arus irama musik, dan merubah suasana yang awalnya serius menjadi ramai. Semua ikut bergoyang.

Dari luar negeri, tak hanya NASA. Nokia, facebook, bahkan perusahaan sekelas google ikut ‘merayakan’ pesta Harlem. Nokia men-shot gambar orang berjoget dalam sebuah bincang serius, sedangkan facebook mengambil gambar di luar ruangan dengan tokoh yang memulai joget, mengenakan topeng. Harlem versi google mengambil latar robot android. Mengambil latar di taman, joget dimulai oleh seorang pria yang mengenakan helm, dan kemudian semua berjoget, tanpa bentuk yang beraturan.

Setelah Gangnam Style muncul Harlem Shake. Setelah Harlem, apa lagi?

Hamzah Hasballah

Komentar